Sabtu, 03 Januari 2009

VoIP, SLI gratis

Pernahkan Anda membayangkan bisa menelepon keluar negeri (SLI) dengan gratis? Hanya khayalan? Sekarang sudah jadi kenyataan.
Baiklah, memang tidak 100% gratis. Anda dan pihak yang Anda hubungi harus memiliki komputer yang terhubung dengan internet, jadi mungkin masih ada biaya koneksi internet. Tapi selain itu gratis-tis-tis-tis!
Bagaimana caranya? Selamat datang di dunia VoIP.



VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah protocol atau cara koneksi yang memungkinkan suara diubah menjadi data digital, lalu data itu dikirim lewat internet, dan ditempat tujuan data itu digabungkan kembali lalu diubah menjadi sinyal suara.
Saat ini tersedia begitu banyak penyedia jasa VoIP, seperti Skype, Google Talk, Yahoo! Messenger, hingga yang open source lokal seperti VoIP Rakyat (dipromotori oleh pakar internet Bpk. Onno W. Purbo).
Layanan seperti Skype sangat mudah digunakan. Anda tinggal download program Skype (gratis), install di komputer Anda, lalu buat account di Skype, kemudian hubungkan dengan account rekan Anda di manapun di dunia. Tentu saja komputer Anda dan rekan harus dilengkapi speaker (atau headphone) dan microphone Jika rekan Anda juga menggunakan komputer yang dilengkapi Skype, sambungan telepon itu gratis. Jika rekan Anda tidak memiliki komputer, Skype menyediakan Skype-Out, dimana Anda dapat menghubungi pesawat telepon biasa di mana saja dari komputer Anda. Sayangnya Skype-Out tidak gratis, namun masih cukup terjangkau.

Jadi, bagaimana mungkin komunikasi yang dulu sangat mahal kini bisa gratis?
Teknologi komunikasi konvensional mengharuskan adanya jalur komunikasi yang tak terputus dari pihak yang memulai panggilan sampai pihak yang dipanggil. Jalur ini harus terus terbuka tanpa terputus selama komunikasi berlangsung. Jika jarak keduanya sangat jauh, biaya untuk menyewa jalur ini bisa sangat mahal, karena harus menggunakan jalur satelit, kabel laut khusus, atau melewati banyak pihak yang semuanya harus dibayar.
Sementara itu VoIP hanya menumpang pada infrastruktur internet yang sudah ada, sehingga tidak ada infrastruktur apapun yang perlu dibangun lagi. Juga tidak ada jalur khusus yang harus dibuka dan disewa diantara kedua pihak yang berkomunikasi. Data suara yang melalui internet bahkan tidak harus melewati jalur yang sama (lihat artikel sebelumnya tentang internet dan router). Saat tidak ada lagi data yang harus disampaikan (saat Anda diam), jalur akan dimanfaatkan oleh pihak lain lagi yang memerlukan, sesuai protokol internet.

Tentu saja VoIP juga memiliki beberapa kelemahan. Jika bandwidth (lebar jalur) internet dari komputer Anda ke rekan Anda tadi ada yang terganggu atau kurang dari yang disyaratkan, kualitas suara akan sangat menurun.
Dan jasa seperti Skype sangat tergantung server pusat yang mengatur koneksi VoIP. Biasanya jalur untuk suara akan dikirim langsung dari komputer Anda ke rekan Anda, tetapi permintaan koneksi masih harus melalui server pusat.
Belum lagi masalah privacy, karena baru-baru ini di Cina Skype mengakui telah membaca pesan Skype Messenger (komunikasi chat, bukan suara) milik penggunanya dan mencatat pengguna yang mengetikkan kata kunci tertentu (seperti demokrasi, Fa Lun Gong, dsb) atas pesanan pemerintah Cina.

VoIP sekarang juga dimanfaatkan oleh pihak operator telekomunikasi untuk menyediakan jasa telepon internasional dengan murah. Mungkin Anda sering mendengar atau melihat iklan telepon keluar negeri yang sangat murah? Besar kemungkinan operator telekomunikasi itu memanfaatkan protokol VoIP dan menghubungkan pesawat telepon (atau ponsel) Anda ke jalur VoIP itu, dengan biaya yang sangat bersaing dibanding jalur telepon konvensional.

Jadi, jika perlu menghubungi rekan diluar negeri, Anda dapat meniru saya membawa laptop ke hotspot, lalu menjalankan Skype dan ngobrol dengan teman di Australia, Belgia, Chile sampai Zimbabwe berjam-jam dengan gratis-tis-tis... :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar