Sabtu, 12 Desember 2009

Google DNS

Sekali lagi "Om gugel" memberi fasilitas secara gratis. Kali ini ia menyediakan DNS server, seolah tak mau kalah dengan OpenDNS. Dan berbeda dengan OpenDNS, Google DNS tidak menampilkan halaman kesalahan dengan iklan jika alamat yang kita cari tidak ada, melainkan pesan 404 seperti standar. Google DNS juga tidak menyediakan fasilitas blokir website seperti OpenDNS.



Jika hendak memanfaatkan fasilitas baru ini, silakan ganti setting DNS server Anda ke 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 (harus diakui, IP Address ini sangat mudah diingat ketimbang milik OpenDNS).

Namun ada juga orang yang kuatir untuk menggunakan fasilitas ini, dengan alasan Google sudah memiliki demikian banyak data tentang penggunanya, mulai dari apa yang kita cari di internet (Google search), email (Google mail atau gmail), dokumen (Google Docs), kalender/appointment (Google Calendar), pengunjung website (Google Analytics), dll.
Secara definisi pemilik server DNS akan tahu kemana saja komputer kita "bepergian" di internet, sehingga beberapa orang merasa risih jika Google juga mendapatkan informasi itu.
Saya pribadi tidak berkeberatan jika Google mengetahui kemana saya pergi, karena toh jika tidak memakai Google DNS, saya akan memakai OpenDNS atau DNS dari ISP. Dengan kata lain tetap saja ada orang yang mendapat informasi itu.
Justru Google menyatakan IP Address dari pemakai DNS-nya akan dihapus setelah 24 jam, dan hanya lokasinya saja yang disimpan secara permanen. Ini lebih jelas ketimbang DNS dari ISP yang justru tidak saya ketahui aturan mainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar