Sabtu, 04 Juli 2009

.NET Framework Assistant Add-On for FireFox

Apakah Anda menggunakan browser Mozilla Firefox pada komputer Windows? Jika ya, silakan cek di menu Add-on (Tools >> Add Ons >> Extension). Jika sistem Windows Anda memiliki .NET Framework dan Anda rajin meng-update Windows, besar kemungkinan ada Add-On (tambahan) ".NET Framework Assistant 1.0".
Add On ini termasuk dalam Windows Update, sehingga biasanya pengguna komputer tidak tahu telah men-download dan menginstallnya. Add-on ini bertujuan agar pemakai dapat memanfaatkan teknologi "ClickOnce" yang ada dalam .NET Framework.

Yang menjadi masalah adalah Microsoft memasukkan add-on ini tanpa persetujuan pemilik komputer, lalu membuat add-on ini berjalan di level sistem operasi, sehingga pemakai tidak dapat meng-unistall-nya. Anda masih bisa men-disable, tapi tidak dapat membuang add-on ini.
Padahal add-on ini akan MEMUDAHKAN SEMUA WEBSITE UNTUK MENGINSTALL SOFTWARE APAPUN DENGAN MUDAH kedalam komputer Anda, hanya dengan membuka website tersebut lalu mengklik satu kali saja. Dengan kata lain, satu kali klik pada sebuah link akan dapat mendownload sebuah program, menginstall sekaligus menjalankannya tanpa perlu campur tangan pengguna lagi. Ini jelas dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan virus dan spyware dengan sangat mudah.

Microsoft sendiri telah memberikan solusi berupa sebuah update lagi. Dengan update ini tombol Uninstall sudah berfungsi lagi.
Jika kita berpikir positif, memang bisa saja ini merupakan sebuah kesalahan yang tidak disengaja, dan Microsoft sudah memberikan perbaikan. Namun bagi yang berpikir negatif, aroma "kesengajaan" tercium kuat. Bukan rahasia lagi, Mozilla Firefox adalah pesaing utama browser Internet Explorer (IE) buatan Microsoft. Microsoft sendiri selalu mengikut-sertakan IE dalam OS Windows dan mengintegrasikannya begitu dalam, jika Anda mencoba membuang IE, akan banyak feature Windows yang macet.
Karena IE (terutama versi 6 kebawah) begitu sarat celah keamanan, banyak pengguna yang beralih ke Mozilla Firefox yang relatif lebih aman.
Bisa saja Microsoft berargumen bahwa ClickOnce akan mempermudah interaksi pengguna saat berinternet, namun dengan diam-diam menyisipkan add-on yang membuka sebuah celah keamanan tersebut diatas, seolah-olah Microsoft berusaha menyabot Firefox agar menjadi tidak aman. Apalagi add-on ini tadinya tidak dapat dihilangkan.
Sekali lagi, ini pikiran negatif.
Bagaimana menurut Anda?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar